Jember, pkbjember.id – Upaya percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Jember terus digencarkan. Wakil Ketua DPRD Jember, Gus Fuad Akhsan, bersama jajaran pimpinan DPRD lainnya baru saja melaksanakan kunjungan kerja dan konsultasi strategis ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Rombongan DPRD Jember diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap di Kantor KKP, Jakarta. Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan dan dorongan realisasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Jember.
Dalam konsultasi tersebut, Gus Fuad Akhsan mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember telah secara resmi mengajukan pembentukan KNMP di tiga titik strategis. Ketiga lokasi itu adalah Payangan (Kecamatan Ambulu), Puger, dan Kencong.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa usulan dari masyarakat nelayan di tiga titik ini segera mendapatkan respons positif dan terealisasi. KNMP ini bukan hanya program fisik, tetapi jantung pengembangan ekonomi pesisir Jember,” ujar Gus Fuad di hadapan Dirjen Perikanan Tangkap, [29 April 2026].
Ketiga lokasi yang diajukan dipilih berdasarkan potensi perikanan tangkap yang besar serta jumlah nelayan aktif. Selama ini, nelayan di Payangan, Puger, dan Kencong masih menghadapi tantangan klasik, mulai dari keterbatasan akses permodalan, infrastruktur Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang belum memadai, hingga rantai pasok es dan cold storage yang belum optimal.
Pimpinan DPRD Jember menekankan bahwa tujuan utama dari pembangunan KNMP adalah untuk menciptakan ekosistem kemaritiman yang berkelanjutan. Hal ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat, tidak hanya bagi nelayan tetapi juga pelaku usaha rumahan (kampung), pemasok alat tangkap, hingga sektor pariwisata bahari.
“Jika KNMP ini terealisasi, dampaknya akan luar biasa. Nelayan akan mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari dermaga, sistem rantai dingin, hingga bantuan permodalan. Ini akan mengerek pendapatan nelayan Jember secara signifikan. Kami minta jangan hanya wacana, tapi segera eksekusi di lapangan,” tegas Gus Fuad.
Menanggapi aspirasi DPRD Jember, Dirjen Perikanan Tangkap menyambut positif usulan tersebut. Pihak kementerian mengapresiasi kesiapan Pemkab Jember dan DPRD yang bergerak cepat mengadvokasi warganya. Mereka berjanji akan menindaklanjuti dengan kajian teknis lokasi, terutama terkait status lahan dan kesiapan masyarakat.
Sementara itu, usai konsultasi, Gus Fuad optimistis bahwa Kabupaten Jember memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pilot project Kampung Nelayan Merah Putih di Jawa Timur.
“Kami akan terus mengawal ini hingga turun payung surat keputusannya. Karena bagi kami, kesejahteraan nelayan Jember adalah prioritas. Ini momentum untuk membangkitkan ekonomi Jember dari sektor kemaritiman,” pungkasnya.
Tentang Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP):
Program nasional yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menciptakan kawasan terpadu berbasis perikanan tangkap yang modern, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Editor : Maftahul Huda
