JEMBER,pkbjember.id – Komisi D DPRD Jember menerima aspirasi dari lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan yang hingga kini masih banyak belum terserap di sekolah negeri.
Ketua Komisi D, Sunarsi Khoris, menyampaikan pihaknya memahami keresahan para lulusan PPG yang sudah memiliki sertifikat pendidik, namun belum mendapatkan ruang untuk mengajar secara resmi.
“Jember butuh solusi cepat atas kekurangan guru. Lulusan PPG ini adalah potensi lokal yang sudah siap, tinggal diberikan kesempatan,” ujar Sunarsi, Kamis (2/10).
Data menunjukkan, di Jember terdapat 336 lulusan PPG Prajabatan yang belum mengajar, sementara ratusan lainnya masih mengabdi tanpa SK honorer dan tidak tercatat di Dapodik. Kondisi ini ironis, sebab di sisi lain Jember masih kekurangan guru.
Komisi D berkomitmen untuk menindaklanjuti persoalan ini ke kementerian terkait, baik Kemendikbudristek maupun Kemenpan-RB. “Kami akan kawal aspirasi ini agar ada kebijakan yang berpihak. Karena persoalan guru bukan sekadar jumlah, tapi juga menyangkut masa depan anak-anak kita,” tambah Sunarsi.
Para lulusan PPG sendiri berharap agar keberadaan mereka dapat diakui dan diberi ruang lebih luas. Mereka siap mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan di Jember.
Reporter : Irwansyah GI
Editor : Maftahul Huda
