Kaliwates, pkbjember.id — Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Gus Rivqy Abdul Halim, memastikan bahwa penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperjuangkannya dilakukan tanpa potongan sedikit pun. Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan reses di GOR Garuda, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, pada Senin (4/8/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Gus Rivqy menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh distribusi dana PIP agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Kami ingin memastikan bahwa PIP tidak ada potongan satu persen pun. Ini adalah hak rakyat, khususnya siswa-siswi yang benar-benar membutuhkan dan berhak menerima,” ujarnya.
Meski tidak berasal dari Komisi X yang menaungi bidang pendidikan, Gus Rivqy yang saat ini duduk di Komisi VI DPR RI tetap mampu memperjuangkan alokasi PIP berkat sinergi yang kuat di internal Fraksi PKB.
“Alhamdulillah, walaupun saya di Komisi VI, kita bisa memperjuangkan PIP dari Komisi X. Ini berkat kerja sama yang solid antaranggota Fraksi PKB,” jelasnya.
Hingga saat ini, sebanyak 3.800 siswa di Kabupaten Jember telah menerima pencairan dana PIP. Gus Rivqy menargetkan sebanyak 20.000 siswa akan mendapat bantuan tersebut pada tahun ini.
“Sebagian besar masih dalam proses karena ada kendala administratif, seperti kelengkapan dokumen. Kami terus bantu dampingi agar semua yang memenuhi syarat bisa segera cair,” tambahnya.
Ketua DPC PKB Jember, Gus Ayub Junaidi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas perjuangan Gus Rivqy dalam memperjuangkan aspirasi rakyat, khususnya di sektor pendidikan.
“Kami bangga punya wakil di Senayan seperti Gus Rivqy yang tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tapi juga membawa program nyata. Ini bentuk kehadiran PKB dalam memperjuangkan pendidikan yang merata,” kata Gus Ayub.
Kegiatan reses ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat yang hadir dari berbagai kalangan. PKB menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan mendengar kebutuhan rakyat, tidak hanya menjelang pemilu, tetapi sepanjang waktu.
Reporter : Irwansyah GI
Editor : Abd. Latif Azzam
