Sidoarjo, pkbjember.id – Musibah robohnya mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Senin (29/9/2025), menyisakan duka bagi santri, wali, dan masyarakat sekitar. Namun di balik tragedi itu, lahir gerakan solidaritas luar biasa dari kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur.
Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, kader PKB di seluruh Jatim bergerak serentak menghimpun dana gotong royong senilai Rp 750 juta. Bantuan tersebut diserahkan Ketua DPW PKB Jatim Dr. Abdul Halim Iskandar kepada pengasuh Ponpes, KH Abdus Salam Mujib, Rabu (1/10/2025).
“Ini gerakan spontan. Semua kader bergerak, dari anggota DPRD kabupaten/kota sampai provinsi. Karena PKB lahir dan besar dari rahim pesantren, maka kepedulian seperti ini adalah kewajiban moral,” tegas Gus Halim.
Menurut Gus Halim, aksi solidaritas ini membuktikan PKB tidak hanya bicara politik, tetapi benar-benar hadir menjaga tradisi pesantren. “Gerakan umplungan ini bentuk cinta kader kepada kiai dan santri. Saya sowan ke Kiai Mujib mewakili seluruh keluarga besar PKB se-Jawa Timur,” jelas Menteri Desa PDTT 2019–2024 itu.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga dijadwalkan segera sowan langsung ke Ponpes Al Khoziny untuk memberi dukungan moril.
Selain menyerahkan bantuan, PKB Jatim juga mengerahkan kader mudanya yang tergabung dalam Banom Panji Bangsa. Mereka bertugas menjaga lokasi reruntuhan mushalla agar proses evakuasi berjalan lancar.
“Ini musibah, bukan panggung. Jangan sampai ada yang datang hanya untuk konten. Panji Bangsa saya tugaskan menjaga supaya lokasi steril,” tegas Gus Halim.
Pertemuan dengan Kiai Mujib sendiri digelar di gedung terpisah, jauh dari reruntuhan, untuk memastikan pekerjaan petugas di lapangan tidak terganggu.
Dalam kesempatan itu, Gus Halim juga mengingatkan masyarakat yang ingin menyampaikan belasungkawa agar tidak berkerumun di lokasi musibah.
“Cukup sowan ke Kiai Mujib. Tidak perlu ke reruntuhan. Biarkan petugas fokus bekerja tanpa gangguan,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Gus Halim mengajak wali santri dan keluarga besar pesantren untuk tetap tabah. “Kami ikut berduka dan berharap aktivitas belajar mengajar segera pulih. Semoga Allah memberi kekuatan bagi keluarga besar Al Khoziny,” pungkasnya.
Turut mendampingi Gus Halim dalam penyerahan bantuan antara lain Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah, Bendahara Fauzan Fuadi, Koordinator Panji Bangsa Jatim Multazamudz Dzikri, serta jajaran Fraksi PKB DPRD Jatim dan DPRD Sidoarjo.
Reporter : Irwansyah GI
Editor : Maftahul Huda
