Jember, pkbjember.id – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Jember menyelenggarakan Sarasehan Beasiswa Pendidikan untuk Santri, Kamis, 26 Juni 2025, bertempat di Hotel Fortuna Grande, Jember. Acara ini dihadiri oleh seluruh struktur partai, anggota Fraksi PKB DPRD Jember, serta para kiai dan perwakilan pondok pesantren se-Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PKB dalam mengawal program beasiswa “Cinta Bergema” yang digagas oleh Bupati Jember Gus Fawait. Dalam program ini, salah satu kategori penerima beasiswa adalah santri dan anak guru ngaji, yang mayoritas merupakan konstituen PKB.

Ketua DPC PKB Jember, Gus Ayub Junaidi, menyampaikan bahwa program beasiswa ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pesantren dan dunia pendidikan.
“Setelah program ini diresmikan, banyak kiai dan pengasuh pesantren bertanya soal teknis dan akses beasiswa untuk santri. Maka, PKB memfasilitasi sarasehan ini agar informasinya sampai ke bawah,” ujar Gus Ayub dalam sambutannya.
Turut hadir sebagai narasumber, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, yang menjelaskan secara rinci syarat dan teknis pendaftaran. Menurutnya, pada tahun 2025 ini, kuota beasiswa mencapai 8.000 mahasiswa, dengan total anggaran sebesar Rp 42 miliar, yang mencakup Rp 23,4 miliar khusus untuk biaya hidup penerima beasiswa.
PKB berharap, melalui sarasehan ini, seluruh pondok pesantren di Jember dapat memanfaatkan peluang tersebut secara maksimal, sekaligus memastikan bahwa program-program prioritas Pemkab Jember dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama kalangan pesantren.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jember telah melaunching program “Cinta Bergema – Beasiswa Bupati Jember untuk Generasi Masa Depan” pada Rabu malam, 18 Juni 2025, di Aula Dinas Pendidikan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj. Sekda, Ketua dan anggota Komisi D DPRD Jember, rektor perguruan tinggi, pengurus partai politik, MKKS SMP se-Kabupaten Jember, serta seluruh OPD.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor utama dalam pembangunan SDM Jember, dengan target minimal 20.000 mahasiswa penerima beasiswa dalam lima tahun ke depan.
Reporter: Abd. Latif Azzam
Editor : Irwansyah GI
