Sumbersari, pkbjember.id– Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Panji Bangsa, sayap organisasi DPC PKB Jember. Puluhan relawan turun membantu pembersihan Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kecamatan Sumbersari, yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Bedadung.
Sekitar 50 personel Panji Bangsa dikerahkan untuk membersihkan lumpur dan sisa material banjir yang menutupi halaman pesantren, ruang belajar, hingga akses utama aktivitas santri. Aksi gotong royong dilakukan agar kegiatan di lingkungan pesantren dapat segera kembali berjalan normal.
Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi mengatakan, kehadiran Panji Bangsa merupakan bentuk empati sekaligus tanggung jawab sosial kader PKB dalam merespons musibah yang dialami masyarakat.

“Panji Bangsa hadir untuk membantu pemulihan pascabanjir, khususnya di Pesantren Nuris. Harapannya, aktivitas belajar para santri bisa segera kembali berjalan dengan baik,” ujarnya, Selasa (16/12).
Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah pembersihan lumpur yang menjadi dampak paling nyata dari banjir. Dengan lingkungan yang kembali bersih, pesantren diharapkan bisa segera beraktivitas secara normal.
Instruktur Nasional Panji Bangsa H. Kholidi Zaini juga turun langsung ke lokasi bersama para relawan. Ia menegaskan bahwa Panji Bangsa selalu siap hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
“Pesantren adalah pusat pendidikan dan pembinaan umat. Ketika terdampak bencana, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk membantu memulihkannya,” ungkapnya.
Diketahui, banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Senin (15/12) malam akibat luapan Sungai Bedadung dan Kali Jompo. Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum dan lembaga pendidikan turut terdampak.
Panji Bangsa Jember menyatakan akan terus bersiaga dan siap diterjunkan ke lokasi lain apabila dibutuhkan dalam upaya penanganan dan pemulihan dampak bencana di wilayah Jember.
Reporter : Irwansyah Giovani I
Editor : Maftahul Huda
