Jember, pkbjember.id — Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Jember terus memperkuat barisan kader muda melalui kegiatan Pendidikan Kader Loyalis yang digelar pada Sabtu (25/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari program kaderisasi berjenjang yang digagas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk membangun partai yang solid dan berbasis kader.
Ketua DPC PKB Jember, Gus Ayub Junaidi, mengatakan bahwa Pendidikan Kader Loyalis merupakan agenda strategis dalam mencetak generasi muda partai yang militan dan berkomitmen terhadap nilai-nilai perjuangan PKB. “Alhamdulillah, berkat arahan dari Ketua Umum, PKB kini benar-benar menjadi partai kader. Semua harus melalui jenjang pelatihan dan pembinaan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ayub itu.

Menurutnya, kegiatan ini menyasar generasi muda dengan batas usia maksimal 35 tahun. Ketentuan itu ditetapkan langsung oleh DPP PKB untuk memastikan regenerasi berlangsung berkelanjutan. “PKB secara spesifik ingin menyiapkan kader muda yang siap melanjutkan estafet perjuangan partai. Jadi sistem umur ini bukan pembatas, tapi bentuk penataan agar kaderisasi berjalan terus,” jelasnya.
Mantan pimpinan DPRD Jember itu juga menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wadah untuk menumbuhkan loyalitas dan semangat perjuangan kader di akar rumput. “Kami ingin setiap kader memahami ideologi, visi perjuangan, dan tanggung jawab politik sebagai bagian dari PKB,” katanya.
Kegiatan Pendidikan Kader Loyalis kali ini diikuti oleh 100 peserta dari perwakilan seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Jember. Para peserta mengikuti materi seputar ideologi partai, kepemimpinan, strategi komunikasi politik, dan penguatan militansi kader.
Sebelumnya, DPC PKB Jember juga telah melaksanakan dua kali pelatihan Perempuan Bangsa dengan total 200 peserta serta Panji Bangsa dengan hampir 500 kader. “Pelatihan ini sudah kedua kalinya di tahun 2025. Masing-masing PAC mengirimkan kader terbaiknya,” ujar Cak Ayub menutup kegiatan.
Reporter : Irwansyah GI
Editor : Maftahul Huda
