pkbjember.id – Polemik pasca Wakil Bupati (Wabup) Jember Djoko Susanto mengirim surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai beragam tanggapan. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebagai salah satu partai pengusung, menyampaikan pandangan agar persoalan ini bisa disikapi dengan bijak.
Dalam surat yang dilayangkan Wabup Djoko, terdapat enam poin utama yang disoroti, mulai dari pembentukan Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), tata kelola ASN, pengelolaan APBD, hingga soal hak keuangan dan protokoler bagi Wabup.
Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi, mengaku terkejut dengan langkah tersebut. Namun menurutnya, perbedaan pandangan antara kepala daerah dan wakilnya mestinya bisa dikomunikasikan secara baik.
“Kalau memang ada persoalan, seharusnya cukup dibicarakan dengan bupati. Hal-hal seperti ini sebenarnya bisa diselesaikan melalui komunikasi yang baik,” ujar Ayub, Jumat (26/9/2025).
Ayub menambahkan, berdasarkan ketentuan UU Nomor 23 Tahun 2014, posisi Wabup adalah membantu bupati dalam melaksanakan pemerintahan. Karena itu, koordinasi menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Kalau memang ada bukti terkait dugaan penyimpangan, silakan disampaikan melalui jalur yang tepat. Namun bila hanya sebatas perbedaan pandangan, alangkah lebih baik jika dibicarakan secara internal,” jelasnya.
PKB sendiri berkomitmen untuk segera mempertemukan bupati dan wakil bupati agar duduk bersama mencari titik temu.
“Kami ingin mendapatkan penjelasan dari kedua belah pihak. Dengan begitu, persoalan ini bisa dilihat secara lebih utuh dan adil,” terang Ayub.
Terkait pembentukan TP3D, Ayub menyebut hal itu merupakan kewenangan bupati dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengingatkan, praktik semacam itu juga sudah ada pada kepemimpinan bupati-bupati sebelumnya.
“Sepanjang tidak melanggar aturan, pembentukan tim seperti ini sah-sah saja. Bahkan di periode sebelumnya juga pernah ada dan melibatkan berbagai kalangan,” paparnya.
Ayub berharap agar dinamika politik ini tidak sampai menghambat pembangunan daerah.
“PKB bersama seluruh partai pengusung berkomitmen mendukung pembangunan Jember. Karena itu, mari kita jaga suasana agar tetap kondusif. Rakyat menunggu kerja nyata, bukan perdebatan,” pungkasnya.
Reporter : Irwansyah GI
Editor : Maftahul Huda
