KALIWATES, pkbjember.id – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jember resmi memulai langkah kepengurusan baru melalui kegiatan Ta’aruf dan Konsolidasi Politik Pengurus DPC PKB Jember Masa Bakti 2026–2031 di Luminor Hotel Jember, Selasa (7/7). Agenda tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas internal sekaligus menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus DPC PKB Jember, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Jember, pengurus DPAC PKB se-Kabupaten Jember, serta perwakilan DPW PKB Jawa Timur, Nur Faizin. Dalam kesempatan tersebut, Nur Faizin menyampaikan arahan terkait penguatan organisasi, konsolidasi kader, hingga strategi pemenangan PKB pada Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi, menegaskan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 harus menjadi motor penggerak organisasi yang lebih efektif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pengurus PKB hari ini akan bekerja secara kolektif kolegial. Ada yang menangani pesantren, pendidikan, pemerintahan, kepemudaan, hingga bidang-bidang lainnya. Semua memiliki tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.
Selain memperkuat organisasi, Ayub menegaskan bahwa regenerasi menjadi salah satu fokus utama PKB Jember. Menurutnya, Pemilu 2029 akan didominasi pemilih dari kalangan Generasi Z. Karena itu, partai harus mampu menghadirkan kader-kader yang memahami karakter, kebutuhan, dan pola komunikasi generasi muda.

Ia menilai, pengurus partai tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara lama. Kemampuan memanfaatkan media sosial, teknologi digital, dan membangun komunikasi yang relevan dengan anak muda menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.
“Hari ini kita harus berubah. Kalau kita tidak berubah, ya nasibnya bisa seperti Nokia,” tegasnya.
Untuk mendukung target tersebut, DPC PKB Jember akan melakukan penyegaran kepengurusan secara bertahap, mulai tingkat DPC, DPAC, hingga ranting. Langkah itu diharapkan mampu menghadirkan energi baru sekaligus memperkuat mesin partai menjelang kontestasi politik mendatang.
Sementara itu, Nur Faizin mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan disiplin organisasi. Menurutnya, kekuatan PKB tidak hanya ditentukan oleh figur, tetapi juga oleh soliditas pengurus di semua tingkatan.
Ia berharap konsolidasi ini menjadi titik awal memperkuat kerja-kerja politik yang lebih terarah, memperluas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mengantarkan PKB meraih hasil terbaik pada Pemilu 2029.
Ta’aruf dan Konsolidasi Politik ini menjadi penanda dimulainya kerja kepengurusan baru DPC PKB Jember. Dengan mengusung semangat regenerasi, penguatan organisasi, dan adaptasi terhadap perkembangan zaman, PKB Jember optimistis mampu memperbesar basis dukungan masyarakat serta meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.
Reporter : Irwansyah GI
Editor : Maftahul Huda
